Tampilkan postingan dengan label manusia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manusia. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Desember 2013

Sampul Buku dari Kulit Manusia

Aneh tapi nyata, dalam catatan sejarah ada sekumpulan buku dengan sampul menggunakan kulit manusia. Hal ini pernah dipraktekan sekitar abad 17 hingga abad 19. Di bawah ini 4 buah buku yang dimaksud.

 
1. Garnet A Jesuit dan Konfederasi Nya (1606)
Para Plotter adalah sekelompok pemberontak Katolik yang di tahun 1605 mencoba untuk membunuh Raja Protestan James I dari Inggris, putra sulungnya. Rencana mereka dengan meledakan mesiu selama sesi dari Rumah Parlemen.

Usaha, yang kemudian disebut Plot Bubuk Mesiu (Plotter Gunpowder) gagal. Para pemberontak ditangkap dan dieksekusi. Salah satu pemberontak yang kisahnya cukup terkenal adalah Guy Fawkes. Dagingnya digunakan setelah eksekusi untuk mengikat buku ini. Buku ini memiliki prasasti Latin pada sampulnya yang bila diterjemahkan berbunyi "Membaca Ini adalah salah satu contoh yang paling terkenal dari bibliopegy anthropodermic, karena banyak yang percaya bahwa Anda dapat melihat wajah Bapa, yang selamanya dipelintir kesakitan sebagai penyesalan karena dihukum daging."


2. Leeds, Inggris Ledger (1700) 

Pada tahun 2006, buku besar 300 tahun ditemukan di Leeds pusat kota, Inggris. Tidak banyak yang diketahui tentang buku ini. Tampaknya buku ini juga merujuk ke tahun 1700, dibuat selama Revolusi Perancis, saat anthropodermic bibliopegy mendapatkan popularitasnya.

Jika ini memang dibuat selama Revolusi Perancis, maka buku ini dapat berdiri di samping dokumen-dokumen lain seperti Hak Manusia dan Konstitusi Perancis 1793 yang juga diyakini memiliki salinan terikat dalam daging manusia.

 
3. Pembunuhan Yudisial Barn (1828)
Pembunuhan Barn Merah adalah sebuah pembunuhan keji yang terjadi di Polstead, Suffolk, Inggris pada tahun 1827. Kasus ini dimulai ketika seorang wanita muda bernama Maria Marten memiliki anak, William Corder di luar nikah. Saat itu kasus ini merupakan pelanggaran yang dapat mengakibatkan penganiayaan dari petugas paroki.

William Corder dibunuh dan kemudian tubuhnya dibedah dan diperiksa oleh profesional medis. Kerangkanya menjadi alat bantu mengajar di sebuah Rumah Sakit Barat Suffolk. Kulitnya yg kecokelatan oleh seorang ahli bedah bernama George Creed dan digunakan untuk mengikat Buku yang ditulis oleh Creed.

Ada tulisan pada buku yang menjelaskan soal ini. Bunyinya kira-kira: "Pengikat buku ini adalah kulit Pembunuh William Corder. Diambil dari tubuhnya yang kecokelatan pada tahun 1828. George Syahadat Surgeon di Rumah Sakit Suffolk".


4. Bibliigrafi James Allen, alias Jonas Pierce, alias James H. York, alias Burley Grove. (1837)
James Allen hidup di awal abad 19 di Massachusetts. Dia perampok yang akhirnya tertangkap setelah mencoba merampok seorang pria bernama John A. Fenno di Massachusetts Turnpike.

Menjelang kematiannya, Allen meminta salinan memoarnya yang telah ditranskripsi oleh sipir penjara akan terikat di kulitnya dan diberikan kepada Fenno. Buku ini sejak itu telah disumbangkan oleh nenek moyang Fenno kepada Anthenaeum Boston.


sumber
Selengkapnya...

Senin, 09 Desember 2013

Iblis iblis yang mewakili 7 dosa manusia

1. Lucifer (Pride/Kebanggan)

Dalam bahasa Latin, kata "Lucifer" yang berarti "Pembawa Cahaya" (dari lux, lucis, "cahaya", dan "ferre", "membawa")adalah sebuah nama untuk "Bintang Fajar" (planet Venus ketika muncul pada dini hari). Lucifer menurut kisah-kisah dulunya adalah malaikat, namun akhirnya diturunkan ke bumi karena menentang Tuhan, yang ketika itu mulai menciptakan Adam.

2. Mammon (Greed/Keserakahan)

Mammon adalah iblis keserakahan, kekayaan dan ketidakadilan. Orang-orang yang menyembah Mammon yang setara dengan orang-orang rakus pada uang. Nah gambar di atas memperlihatkan Mammon sedang menahan uang/harta di pangkuannya (itu artinya pelit) dan menginjak kepala seseorang (itu bisa diartikan menginjak penyembahnya atau bisa pula sedang menginjak orang lain untuk kekayaannya).

3. Asmodeus (Lust/Nafsu seks berlebihan)

Asmodeus adalah setan nafsu dan karena itu bertanggung jawab untuk memutar hasrat seksual orang. Dikatakan bahwa orang yang jatuh ke cara Asmodeus akan dihukum selamanya di neraka tingkat kedua. Dia membawahi tujuh puluh dua pasukan setan di bawah komandonya. Dia adalah salah satu raja neraka di bawah Lucifer. Dia digambarkan muncul dengan tiga kepala, yang pertama adalah seperti banteng, yang kedua seperti laki-laki dengan mahkota, dan yang ketiga seperti domba jantan. Dia memiliki ekor ular, dan dari mulutnya mengeluarkan api. Selain itu, ia duduk di atas sebuah neraka naga dan memegang tombak.

4. Leviathan (Envy/Iri hati)

Leviathan adalah salah satu dari tujuh pangeran dari neraka dan pintu neraka ada di mulutnya (Hellmouth). Leviathan identik dengan rakasa laut besar. Leviathan adalah salah satu setan yang dikatakan untuk menggoda laki-laki dalam melakukan penghujatan. Penghujatan ini bisa diartikan karena alasan dendam yang timbul karena iri atau dengki dengan sesuatu hal.

5. Beelzebub (Gluttony/Rakus makan)

Beelzebub adalah nama dari salah satu dari tujuh raja neraka dan digambarkan sebagai dewa lalat. Dia mengajak seseorang untuk makan banyak, mahal, rakus, dan pilih-pilih makanan. Dosa ini kelihatan kecil, karena hanya masalah makan, tetapi ernyata menjadi dosa yang besar.

6. Satan/Amon (Wrath/Kemarahan)

Dia adalah perwujudan dari antagonisme yang berasal dari agama-agama Abrahamik. Dia memunculkan kemarahan yang akhirnya bersifat detruktif dan menimbulkan dosa. Contoh dari akibat dari dosa ini adalah membunuh (bisa juga membunuh orang lain buat pemujaan). Namun yang paling berat dari dosa ini adalah bunuh diri.

7. Belphegor (Sloth/Kemalasan)

Belphegor digambarkan dalam dua model berbeda: sebagai seorang wanita muda yang cantik ketika di dunia atau sebagai iblis berjenggot mengerikan dengan tanduk dan kuku yang tajam. Dia sering dikatakan juga sebagai iblis kekayaan yang didapat dengan licik. Dia mendorong seseorang untuk mendapatkan kekayaan dengan cara mudah dan jika perlu dengan menipu. Sebagai contoh adalah korupsi. Nah, setelah kaya maka waktunya untuk bermalas-malasan tanpa bekerja. Kemalasan, bagi kita biasanya bisa menjadi sebuah kebiasaan. contoh paling mudah adalah menunda pekerjaan dan terus mencari pekerjaan yang mudah dengan hasil yang besar.
Selengkapnya...