Tampilkan postingan dengan label durian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label durian. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 30 Agustus 2014
Bibit Durian
Bibit Durian - Budidaya Petani. Pada artikel kali ini akan membahas mengenai bibit Durian yang meliputi tips/ cara memilih bibit durian yang bagus, penyiapan bibit, teknik penyemaian bibit durian dan Teknik Pemindahan Bibit Durian.
1) Persyaratan Benih Durian Yang Bagus
Biji utk bibit dipilih dari biji yg memenuhi persyaratan:
- Asli dari induknya.
- Segar & sudah tua.
- Tidak kisut.
- Tidak terserang hama & penyakit.
Bibit Durian
![]() |
| Bibit Durian |
Pernanyakatan tanaman durian dpt dilakukan melalui cara generatif (dengan biji) atau vegetatif (okulasi, penyusuan atau cxangkokan).
a) Pengadaan benih dgn cara generatif
Memilih biji-biji yg tulen/murni dilakukan dgn mencuci biji-biji dahulu agar daging buah yg menempel terlepas. Biji yg dipilih dikeringkan pada tempat terbuka, tdk terkena sinar matahari langsung. Penyimpanan diusahakan agar tdk berkecambah/rusak & merosot daya tumbuhnya. Proses pemasakan biji dilakukan dgn baik (dengan cara diistirahatkan beberapa saat), dalam kurun waktu 2-3 minggu sesudah diambil dari buahnya. Setelah itu biji ditanam.
b) Pengadaan bibit dgn cara okulasi
Persyaratan biji durian yg akan diokulasi berasal dari biji yg sehat & tua, dari tanaman induk yg sehat & subur, sistem perakaran bagus & produktif. Biji yg ditumbuhkan, dipilih yg pertumbuhannya sempurna. Setelah umur 8-10 bulan, dpt diokulasi, dgn cara:
- Kulit batang bawah disayat, tepat di atas matanya (.... 1 cm). Dipilih mata tunas yg berjarak 20 cm dari permukaan tanah.
- Sayatan dibuat melintang, kulit dikupas ke bawah sepanjang 2-3 cm sehingga mirip lidah.
- Kulit yg mirip lidah dipotong menjadi 2/3-nya.
- Sisipan “mata” yg diambil dari pohon induk utk batang atas (disayat dibentuk perisai) diantara kulit. Setelah selesai dilakukan okulasi, 2 minggu kemudian di periksa apakah perisai mata tunas berwarna hijau atau tidak. Bila berwarna hijau, berarti okulasi berhasil, jika coklat, berarti okulasi gagal.
c) Penyusuan
1. Model tusuk/susuk
- Tanaman calon batang atas dibelah setengah bagian menuju kearah pucuk. Panjang belahan antara 1-1,5 cm diukur dari pucuk. Tanaman calon batang bawah sebaiknya memiliki diameter sama dgn batang atasnya. Tajuk calon batang bawah dipotong & dibuang, kemudian disayat sampai runcing. Bagian yg runcing disisipkan kebelahan calon batang atas yg telah dipersiapkan. Supaya calon batang bawah tdk mudah lepas, sambungannya harus diikat kuat-kuat dgn tali rafia.
- Selama masa penyusuan batang yg disatukan tdk boleh bergeser. Sehingga, tanaman batang bawah harus disangga atau diikat pada tanaman induk (batang tanaman yg besar) supaya tdk goyah setelah dilakukan penyambungan. Susuan tersebut harus disiram agar tetap hidup. Biasanya, setelah 3-6 bulan tanaman tersebut bisa dipisahkan dari tanaman induknya, tergantung dari usia batang tanaman yg disusukan. Tanaman muda yg kayunya belum keras sudah bisa dipisahkan setelah 3 bulan. Penyambungan model tusuk atau susuk ini dpt lebih berhasil kalau diterapkan pada batang tanaman yg masih muda atau belum berkayu keras.
2. Model sayatan
- Pilih calon batang bawah (bibit) & calon batang atas dari pohon induk yg sudah berbuah & besarnya sama.
- Kedua batang tersebut disayat sedikit sampai bagian kayunya. Sayatan pada kedua batang tersebut diupayakan agar bentuk & besarnya sama.
- Setelah kedua batang tersebut disayat, kemudian kedua batang itu ditempel tepat pada sayatannya & diikat sehingga keduanya akan tumbuh bersama-sama.
- Setelah 2-3 minggu, sambungan tadi dpt dilihat hasilnya kalau batang atas & batang bawah ternyata bisa tumbuh bersama-sama berarti penyusuan tersebut berhasil.
- Kalau sambungan berhasil, pucuk batang bawah dipotong/dibuang, pucuk batang atas dibiarkan tumbuh subur. Kalau pertumbuhan pucuk batang atas sudah sempurna, pangkal batang atas juga dipotong.
- Maka akan terjadi bibit durian yg batang bawahnya adalah tanaman biji, sedangkan batang atas dari ranting/cabang pohon durian dewasa.
d) Cangkokan
Batang durian yg dicangkok harus dipilih dari cabang tanaman yg sehat, subur, cukup usia, pernah berbuah, memiliki susunan percabangan yg rimbun, besar cabang tdk lebih besar daripada ibu jari (diameter=2–2,5 cm), kulit masih hijau kecoklatan. Waktu mencangkok adalah awal musim hujan sehingga terhindar dari kekeringan, atau pada musim kering, tetapi harus disiram secara rutin (2 kali sehari), pagi & sore hari. Adapun tata cara mencangkok adalah sebagai berikut:
- Pilih cabang durian sebesar ibu jari & yg warna kulitnya masih hijau kecoklatan.
- Sayap kulit cabang tersebut mengelilingi cabang sehingga kulitnya terlepas.
- Bersihkan lendir dgn cara dikerok kemudian biarkan kering angin sampai dua hari.
- Bagian bekas sayatan dibungkus dgn media cangkok (tanah, serabut gambut, mos). Jika menggunakan tanah tambahkan pupuk kandang/kompos perbandingan 1:1. Media cangkok dibungkus dgn plastik/sabut kelapa/bahan lain, kedua ujungnya diikat agar media tdk jatuh.
- Sekitar 2-5 bulan, akar cangkokan akan keluar menembus pembungkus cangkokan. Jika akar sudah cukup banyak, cangkokan bisa dipotong & ditanam di keranjang persemaian berisi media tanah yg subur.
3) Teknik Penyemaian & Pemeliharaan
Bibit durian sebaiknya tdk ditanam langsung di lapangan, tetapi disemaikan terlebih dahulu ditempat persemaian. Biji durian yg sudah dibersihkan dari daging buah dikering-anginkan sampai kering tdk ada air yg menempel. Biji dikecambahkan dahulu sebelum ditanam di persemaian atau langsung ditanam di polibag. Caranya biji dideder di plastik/anyaman bambu/kotak, dgn media tanah & pasir perbandingan 1:1 yg diaduk merata. Ketebalan lapisan tanah sekitar 2 kali besar biji (6-8 cm), kemudian media tanam tadi disiram tetapi (tidak boleh terlalu basah), suhu media diupayakan cukup lembab (20°C-23°C). Biji ditanam dgn posisi miring tertelungkup (bagian calon akar tunggang menempel ke tanah), & sebagian masih kelihatan di atas permukaan tanah (3/4 bagian masih harus kelihatan). Jarak antara biji satu dgn lainnya adalah 2 cm membujur & 4-5 cm melintang. Setelah biji dibenamkan, kemudian disemprot dgn larutan fungisida, kemudian kotak sebelah atas ditutup plastik supaya kelembabannya stabil. Setelah 2-3 minggu biji akan mengeluarkan akar dgn tudung akar langsung masuk ke dalam media yg panjangnya ± 3-5 cm. Saat itu tutup plastik sudah bisa dibuka. Selanjutnya, biji-biji yg sudah besar siap dibesarkan di persemaian pembesar atau polibag.
4) Pemindahan Bibit
Bibityg akan ditanam di lapangan sebaiknya sudah tumbuh setinggi 75-150 cm atau berumur 7 - 9 bulan setelah diokulasi, kondisinya sehat & pertumbuhannya bagus. Hal ini tercermin dari pertumbuhan batang yg kokoh, perakarannya banyak & kuat, juga adanya helaian daun dekat pucuk tanaman yg telah menebal & warnanya hijau tua.
Demikian artikel ttg Bibit Durian, smg bermanfaat.
http://budidaya-petani.blogspot.com/2013/01/bibit-durian.html
Baca juga artikel secara lengkap mengenai budidaya buah durian melalui link di bawah ini:
Budidaya Buah Durian
Jumat, 27 Desember 2013
RAHSIA BUAH DURIAN BELANDA YANG TIDAK DIKETAHUI

Tahukah anda khasiat buah durian belanda ini lebih 1000 kali lebih elok dari membuat kimoterapi. Durian Belanda atau Soursop, buah dari pohon Graviola adalah pembunuh semulajadi sel kanser yang ajaib dengan 10 ribu kali lebih kuat dari pada terapi kimo. Tapi kenapa kita tidak tahu?

Khasiat dari buah durian belanda ini memberikan kesan anti tumor / kanser yang sangat kuat, dan terbukti secara perubatan menyembuhkan segala jenis kanser. Selain menyembuhkan kanser, buah ini juga berfungsi sebagai anti bakteria, anti fungus , berkesan melawan berbagai jenis parasit dan cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, kemurungan, stress, dan menormalkan kembali sistem saraf yang kurang baik.
Institut Sains Kesihatan Amerika telah membuka tabir rahsia buah ajaib ini. Fakta yang memeranjatkan adalah: Jauh dipedalaman hutan Amazon, tumbuh ‘pohon ajaib’, yang akan merubah cara berfikir anda, doktor anda, dan dunia mengenai proses penyembuhan kanser dan harapan untuk bertahan hidup.
Hasil penyelidikan membuktikan “pohon ajaib” dan buahnya ini :
1) Menyerang sel kanser secara efektif dan semulajadi, TANPA rasa mual, berat badan turun, rambut gugur, seperti yang terjadi pada terapi kemo.
2) Melindungi sistem kekebalan tubuh dan mencegah dari jangkitan yang mematikan.
3) Pesakit merasakan lebih kuat, lebih sihat selama proses perawatan / penyembuhan.
4) Menambah tenaga dan penampilan fizikal semakin bertambah baik.
Sumber berita sangat mengejutkan ini berasal dari salah satu pengeluar farmasi terbesar di Amerika. Buah durian belanda telah diuji lebih dari 20 makmal, sejak tahun 1970-an hingga beberapa tahun berikutnya. Hasil ujikaji dari ekstrak (sari) buah ini adalah :
5) Secara berkesan memilih sasaran dan membunuh sel jahat dari 12 jenis kanser yang berbeza, diantaranya kanser : Usus Besar, Payu Dara, Prostat, Paru-Paru dan Pankreas.
6) Daya kerjanya 10,000 kali lebih kuat dalam memperlambatkan pertumbuhan sel kanser dibandingkan dengan Adriamycin dan Terapi Kemo yang biasa digunakan !
7) Tidak seperti terapi kemo, ekstrak buah ini secara selektif hanya memburu dan membunuh sel-sel jahat dan TIDAK membahayakan atau membunuh sel-sel yang sihat.
Penyelidikan telah dilakukan secara ekstensif pada pohon “ajaib” ini, selama bertahun-tahun tapi kenapa kita tidak tahu langsung mengenai hal ini ? Jawabnya adalah : Begitu mudah kesihatan kita, kehidupan kita, dikendalikan oleh mereka yang memiliki wang dan kekuasaan !
Salah satu perusahaan ubat terbesar di Amerika dengan aset jutaan dollar telah melakukan penyelidikan luar biasa pada pohon Graviola (durian belanda) yang tumbuh dihutan Amazon ini. Ternyata beberapa bahagian dari pohon ini : kulit kayu, akar, daun, isi buah dan bijinya, selama berabad-abad lamanya telah menjadi penawar bagi suku Indian di Amerika Selatan untuk menyembuhkan : sakit jantung, asma, masalah berkaitan hati dan rematik.
Dengan bukti-bukti ilmiah yang minimum, perusahaan yang mengumpulkan dana dan sumber usaha manusia yang sangat besar bagi tujuan melakukan penyelidikan dan berbagai ujian. Hasilnya sangat menakjubkan. Graviola (durian belanda) secara ilmiah telah terbukti sebagai agen pembunuh sel kanser yang berkesan !
Ketika para pakar penyelidik dari Institut Sains Kesihatan mendengar berita keajaiban Graviola (durian belanda), mereka mulai lakukan usaha penyelidikan. Hasilnya sangat mengejutkan. Graviola (durian belanda) terbukti sebagai pohon pembunuh sel kanser yang berkesan.

Sejak 1976, Graviola telah terbukti sebagai pembunuh sel kanser yang luar biasa pada ujikaji yang dilakukan oleh 20 makmal bebas yang berbeza.
Satu kajian yang dihasilkan oleh the Journal of Natural Products menyatakan bahawa kajian yang dilakukan oleh Catholic University di Korea Selatan, mendakwa bahawa salah satu unsur kimia yang terkandung di dalam Graviola (durian belanda), mampu memilih, membezakan dan membunuh sel kanser usus besar dengan 10,000 kali lebih kuat berbanding dengan Adriamycin dan terapi kemo!
Sebuah kajian di Purdue University pula membuktikan bahwa daun Graviola (durian belanda) mampu membunuh sel kanser secara berkesan, terutama sel kanser: Prostat, Pankreas, dan Paru-paru.
Setelah hampir 7 tahun tidak ada berita mengenai Graviola (durian belanda), akhirnya berita keajaiban ini pecah juga, melalui informasi dari Lembaga-lembaga seperti disebutkan terdahulu.
Kisah lengkap tentang Graviola (durian belanda), dimana memperolehnya, dan bagaimana cara memanfaatkannya, dapat dijumpai dalam Beyond Chemotherapy: New Cancer Killers, Safe as Mother’s milk, sebagai bonus istimewa percuma terbitan Health Sciences Institute.

Sabtu, 21 Desember 2013
Kalut pulak dah Durian runtuh Timbul berbagai masalah
Harakahdaily
| Hazayani Zakaria, | 17 Mei 2012 |
Pengerusi Persatuan Anak Peneroka Felda Kebangsaan (Anak), Mazlan Aliman berkata, masalah timbul apabila RM5,000 yang diberikan kepada peneroka (suami dan bapa) tidak boleh diwakilkan kepada orang lain.
Jika terdapat peneroka yang sudah meninggal dunia, wang itu tidak boleh diambil ahli keluarga yang lain menyebabkan separuh daripada pembayaran tidak berlaku.
Begitu juga kes isteri peneroka yang meninggal dunia, juga tidak boleh menerima RM5,000 itu.
"RM5,000 lagi yang diberikan kepada anak peneroka pula tidak dijelaskan secara spesifik anak mana yang layak menerimanya.
"Masalah timbul apabila anak peneroka tidak dinamakan sebagai pentadbir tanah, jadi siapa yang harus menerima wang itu? Perkara ini menimbulkan pertelingkahan adik-beradik," kata beliau kepada Harakahdaily, hari ini.
Mazlan juga berkata, BN melakukan kesilapan besar apabila memperjudi harga diri peneroka dengan pemberian yang disifatkan sebagai umpan pilihan raya itu.
"Daripada awal lagi saya katakan niat kerajaan biar ikhlas. Apa niat mereka sebenarnya?
"Daripada bagi durian runtuh yang tak seberapa ini, lebih baik selesaikan masalah perumahan Felda, perahan gred, tabung tanam semula dan lain-lain.
"Janganlah mentang-mentang 54 kerusi Parlimen BN bergantung pada Felda, mereka umpan peneroka," katanya.
Jumpa Bank Negara
Sementara itu, Mazlan memberitahu, Suruhanjaya Sekuriti Malaysia (SSM) sudah memberi maklum balas berhubung aduan yang dibuat Anak minggu lepas.
Aduan itu berhubung borang tawaran pinjaman bank yang diedarkan kepada peneroka sedangkan SMM belum meluluskan “Prospektus Penyenaraian Felda Global Ventures Holdings Berhad (FGVHB)”.
SMM juga sudah memanjangkan aduan tersebut ke Bank Negara untuk diambil tindakn terhadap bank-bank yang mengeluarkan borang tersebut.
"Anak bercadang bertemu dengan pihak Bank Negara berhubung aduan yang sama.
"Kami beranggapan borang bank itu merupakan satu konspirasi bagaimana nak menjerat peneroka dengan durian runtuh," katanya.
Langganan:
Postingan (Atom)
